LAMPUNG TENGAH – Sebagai
bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tiga (3) dosen Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah Darusy
Syafa’ah (STISDA) Lampung Tengah menggelar agenda pengabdian kepada
masyarakat.
Hal
tersebut disampaikan salah satu dosen STISDA Lampung Tengah, Arif Ismunandar,
M.M disela – sela agenda pengabdian
kepada masyarakat pada Kamis (6/11/2025) pagi, diKecamatan Batanghari.
Agenda pengabdian kepada masyarakat ini mengusung
degan tema besar pendampingan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) melalui program
digitalisasi untuk meningkatkan ekonomi desa di Kecamatan Batanghari Kabupaten
Lampung Timur.
“Fokus
pendampingan dilaksanakan di Desa Sumberrejo, Desa Telogorejo, dan Desa Bumi Emas
yang dianggap memiliki potensi dilakukan pendampingan. Hal ini tentunya untuk
mendukung program pemerintah terhadap
ketahanan pangan sesuai yang dicanangkan melalui Bupati Lampung Timur Hj.
Ela Siti Nuryamah, M.AP, antaralain; bidang peternakan, perikanan, pertanian.
Aang
Kurnia, M.Pd ditempat yang sama menambahkan, adapun produk-produk BUMDES tersebut
antaralain; Desa Sumberrejo; pertanian bawang merah, peternakan burung puyuh,
budidaya ikan lele. Desa Telogorejo; penetasan DOD bebek, pembesaran bebek
pedaging, gabah kering. Desa Bumi Emas; hidroponik sayur pokcoy.
“Dengan
program pendampingan ini diharapkan BUMDES dapat maju & menjadi salah satu elemen
desa yang dapat meningkatkan ekonomi desa lewat produk usaha yang dijalankan,â€
tutupnya.
Tiga
(3) dosen STISDA Lampung Tengah yang
melaksankan agenda pengabdian kepada masyarakat diKecamatan Batanghari
Kabupaten Lampung Timur antaralain; Arif Ismunandar, MM (koordinator), Aang
kurnia, M.Pd (anggota), M. Sirojudin sidiq, M.H (anggota).
(REDAKSI)
